26 Mei 2013

Behind the story : FRIK


FRIK.
Setelah sekian lama tertunda, akhirnya keluar juga FRIK di facebook. Yah meskipun kaosnya Cuma satu , tapi gak papalah, baru awalan ini. Dan tugas selanjutnya adalah bagaimana mecari like yang banyak dulu buat fanspagenya. Kenapa ‘Like’ yang banyak? Yah setidaknya orang tau lah tentang kita. Alhasil semalam saya harus bergerilya kontak anak-anak buat mampir ke fanspage dan nge-like juga tentunya haha. Maaf ya buat pihak yang merasa menjadi korban pemaksaaan, tapi tak apalah ya buat mendukung saya ini juga, ya ya ya?hehe Dan terima kasih banyak buat para korban yang sudah kasih ‘Like’ ke kita dan saya harap ada yang “like” beneran :D
Oh iya buat yang belum tau tentang FRIK sini tak kasih tau. FRIK merupakan clothing line baru yang sedang saya jalaankan bersama Peppy,temen saya. Saat ini FRIK sedang mengeerjakan kaos pertamanya, yang insyaallah akan segera jadi mei ini. Desain kaos FRIK sendiri merupakan sebuah artwork dari kenalan desainer kita yang keren banget. Dan konsepnya kedepan desain – desain FRIK merupakan graphic desain yang memiliki pesan yang positif buat kita semua (harapannya). Kaya gimana sih desainnya? Ini saya kasih ngintip deh hehe
Itu judulnya “Hunting Season”. Lha itu maksudnya apa ada beruang gotong manusia gak jelas kaya gitu? Ya jadi itu maksudnya gini, sekarang ini banyak hewan – hewan langka yang semakin sedikit jumlahnya bahkan habis. Salah satu penyebabnya ya itu tadi, mereka banyak diburu oknum/kelompok tak bertanggung jawab hanya demi kepentingan dunia mereka saja. Coba kalian bayangkan kalo para hewan itu punya perasaan, terus juga punya pikiran, terus mereka balas dendam ke manusia, diburu dengan membabi buta kaya Beruang Grizzly diatas, gimana? Serem juga kan? Ya okelah mungkin mereka juga tidak punya pikiran secerdas kita manusia, tapi setidaknya mereka punya hak untuk hidup, dan kita sebagai manusia yang disebut – sebut sebagai pemimpin/khalifah di muka bumi ini harus mempunyai sikap yang baik terhadap semua makhluk yang ada di bumi ini. Ya intinya kalo kita berbuat suatu hal coba dipikir dengan cerdas dan bertanggung jawab, bayangkan kalo sesuatu itu terjadi pada kita, dan apa dampaknya. Nah jadi gitu ceritanya.
Bagaimana? Kalo ada masukan juga gak nolak kok, mampir – mampir ke facebooknya, di like juga boleh banget nih kesini nih FRIK, apalagi pada suka terus pada support sama kita, terus ngeborong semua kaosnya, itu alhamdulillah banget J

30 April 2013

Do It Yourself

Entah kenapa akhir-akhir ini semangat DIY ku kembali menggebu-gebu. Terbukti hari pertama UTS tadi ngerjain sendiri haha lah biasanya? Taulaaah. Tapi ini bukan soal itu, ini soal DIY yang lain. Ini kan lagi pada musim tuh Iron Man 3 (yang saya sendiri belum nonton,damn!), jadi semangat buat bikin arc reactor, helmnya yang dulu terkubur kembali memenuhi otak. Tapi ya itu, ribet haha emang dasar pemalas sih ya. Dan alhasil cuma sercing-sercing di gugel tanpa ada realisasi sampai sekarang. Dan ini juga di kamar ada banyak botol plastic bekas, buat apa juga dikumpulin, yah rencananya sih mau buat craft-craft gitu tapi kembali lagi ke alasan awal dan berakhir cuma sercing-sercing tak terealisasi. Kamar juga sebenarnya pengen dirombak biar nyaman dan terlihat WOW! Tapi diapun berakhir dengan nasib yang sama, dan malah lebih parah, Berantakan!!
Ada yang bilang “Ide yang tidak terealisasikan hanya akan menjadi sampah”, dan sepertinya dikepala saya ini banyak sampah tersebut -___-“
Dan kali ini saya kembali ke semangat awal untuk MEREALISASIKAN INI SEMUA!!!!...............setelah UTS………semoga……saja………bisa,ga males,ada dana,ga berhenti ditengah jalan,bisa jadi..aamiin

05 April 2013

Seminar Nasional "MOTION BASED TECHNOLOGY"



Kali ini temanya mau promo aja disini (tau dah ada yang baca apa ngga haha). Jadi gini, seperti yang kemarin saya bilang, bakalan ada Seminar Nasional yang sedang HMTI Udinus kerjakan saat ini dengan tema “MOTION BASED TECHNOLOGY”. Apa itu motion based technology? Kalau diterjemahkan, motion based technology itu merupakan suatu teknologi yang berbasis gerakan. Jadi nanti ada suatu sensor yang akan membaca gerakan tubuh kita dan dari gerakan itu nanti akan diolah menjadi inputan tersendiri. Salah satu alat yang menerapkan teknologi ini adalah xbox kinect dari Microsoft, yang memungkinkan untuk mengontrol game atau aplikasi dengan hanya menggerakkan tubuh tanpa menyentuh perangkat secara langsung. Untuk pengembangannya sendiri Motion Based Technology ini banyak digunakan untuk controller game, aplikasi, dan ada juga yang digunakan untuk pembuatan animasi. Teknologi ini sendiri sedang gencar-gencarnya dikembangkan diluaran sana, dan diprediksikan akan menjadi masa depan dari teknologi, kalau kalian pernah menonton film fiksi IronMan, nah mungkin teknologi kedepan akan condong- condong kesitu lah (haha ngga tau bener apa ga, yang penting keren lah :p). Untuk di Indonesia sendiri teknologi ini belum begitu populer dan hanya mungkin orang-orang tertentu yang tau. Kalau mungkin kalian saat ini mengenal mouse, trackball, trackpad, touchscreen, mulai dari sekarang kalian harus mengenal teknologi baru ini, lho iya dong kan biar ngga gaptek, hehe. Ya meskipun ngga baru – baru banget sih,soalnya kinect sendiri diluncurkan sudah akhir 2010 silam. Nah makanya disini kita mengenalkan teknologi ini melalui Seminar Nasional “Motion Based Technology”, biar kalian yang belum tahu  tidak terlalu ketinggalan jauh. Tapi di Indonesia sendiri sudah banyak juga lho yang mulai tertarik untuk mengembangkan technology ini, salah satunya adalah pemateri kita yaitu bapak Mochamad Hariadi, ST., M.Sc., Ph.d , seorang dosen dari ITS yang akan menyampaikan tentang Motion Based Technology secara lebih detail. Untuk pemateri kedua ada Mas Ukik Prasetyo yang akan menjelaskan tentang perindustrian animasi yang sedang terjadi saat ini yang dimana animasi ini sendiri juga menyangkut dengan pengembangan teknologi ini. Oke, kalian udah tertarik banget sama teknologi ini, nah terus mau diapain kalau udah jadi? Tenang, disini juga nanti ada Mas Dico Tri Sandi, S.Kom., MM. yang akan menjelaskan tentang bagaimana sih cara memasarkan produk tersebut. Dengan tiga pemateri yang ada, yang pasti kalian akan mendapat ilmu – ilmu baru yang disuguhkan oleh pemateri, jadi jangan sia – siakan kesempatan ini dan galilah sebanyak mungkin ilmu dari pemateri dengan pertanyaan – pertanyaan kritis kalian.
Nah Mungkin itu tadi sedikit gambaran dari seminar yang akan diadakan oleh HMTI Udinus, untuk lebih jelasnya silahkan kalian mengikuti Seminar National Motion Based Technology yang akan diselenggarakan pada 20 April 2013. Biaya pendaftarannya untuk pelajar, mahasiswa D3 & S1 sebesar Rp. 60.000,- untuk S2 dan umum Rp. 80.000,-. Untuk CP pendaftaran bisa kesini Faid : 085 641 616 930 & Danik 085 636 236 29. Dan kalau sudah daftar, silahkan datang ke Universitas Dian Nuswantoro Gedung E lantai 3, tanggal 20 April 2013 pukul 07.00, jangan telat ya hehe.

02 April 2013

Bulan Penuh Perjuangan


Numpuk,numpuk,numpuk dan jadilah gunung haha. Banyak sekali deadline menumpuk dibulan ini. Mulai dari Semnas, FRIK, Tugas harian, Tugas besar UTS, dan UTS itu sendiri. Mugkin bagi orang yang terbiasa sibuk segitu aja mah enteng, tapi bagi saya itu sudah numpuk-numpuk haha. Seminar tinggal 2 minggu lagi dan dari sie acara (saya) sendiri masih banyak kekurangan yang belum terselesaikan. Projek kaos FRIK yang sedang saya bangun bersama Peppy sendiri masih menyisakan kegalauan yang dalam. Berawal dari desain yang entah bagaiman kabarnya karena sang desainer yang tiba-tiba menghilang tak ada kabar, ditelpon tak diangkat, disms tak dibalas, diinbox fb tak dibalas juga. Dan dari situ akan berdampak ke yang lain mulai dari packaging, apa yang akan dimasukkan ke social media dan lain sebagainya. Sedangakan rencana awal kita akan mmemberikan sponsor produk untuk seminar yang tadi (aji mumpung sih emang hehe), tapi bagaimana mau ngasih produk sedangkan produknya sendiri itu belum diproduksi. Tapi Alhamdulillah nya, kemarin siang sang desainer sudah menunjukkan desain yang sudah, dan hasilnya……memang KEREN BANGEEEEEEEETT!! Hahaha dan sesaat itu terasa bahagia di dada (haiyah). Tapi belum dikirim mentahannya, jadi belum bisa produksi juga, hedeh. Belum lagi Dosen yang mulai gencar untuk member ikan tugas tiap kali pertemuan meskipun cuma tugas enteng tapi jujur itu lumayan males mengerjakannya haha. Dan masih ditambah dengan tugas besar sebelum UTS yang belum terjamah sedikitpun. Dan persiapan UTS sendiri yang sama sekali entah bagaimana kabarnya haha. Tapi disini saya menulis ini bukan untuk mengeluh atau semacamnya,because I know the risk, tapi sebagai penyemangat dan koreksi saya masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki untuk kedepannya. Dan semoga The power of Kepepet datangnya tidak mepet-mepet banget haha.

Oh iya, buat yang mau tentang Seminar Nasionalnya bisa ke web pendaftarannya hmtiudinus.org, atau tanya-tanya ke saya langsung. Dan kalau ada yang penasaran sama kaos FRIK nya, sabar, karena saya juga masih penasaran pake banget. Dan Nanti kalau Launching (cielah sok-sok an launching) bakalan dikasih tau kok, meski entah kapan itu terjadi (galau attack….again -_-“)

30 Maret 2013

Galau Attack


Yap, menunggu memang membosankan. Sudah hampir satu bulan ini saya menuggu untuk mewujudkan clothing line yang akan kami rintis. Berawal dari temen, sebut saja peppy, yang ngebet banget pengen buka usaha sendiri ! Mengingat kita sudah pernah membuat kaos kelas kelas SMA (dan anehnya kaos baru dibuat setelah kita lulus) bareng, dari situ dia mengajak saya untuk membuat clothingan sendiri dengan modal sepenuhnya dari dia. Saya sih ok saja, yah itung-itung buat belajar terjun ke dunia bisnis (meskipun level masih cemen). Dengan semangat membara kita cari apa saja yang diperlukan utnuk memulai bisnis ini. Searching, browsing , googling atau apalah itu kita lakukan, mulai dari mencari konsep, nama, desainer, vendor, dan segala macem. Bagusnya dari situ kita semakin tahu apa saja yang diperlukan dan hal apa saja yang kita tidak tahu sebelumnya. Tapi efeknya, secara pribadi, setelah mengetahui sebagian seluk beluk tersebut mebuat semangat saya naik-turun tak jelas. Dan ternyata membuat sebuah clothingan (atau usaha lain) itu tidak semudah yang kita pikirkan. Masalah pertama adalah dari kompetitor. Karena diluar sana juga banyak orang yang berpikiran untuk membuat clothingan indie seperti kita. Jadi itu mungkin menjadi tantangan kita tersendiri untuk bisa dikenal dan disukai banyak orang. Untuk bisa dikenal dan disukai seperti itu kita butuh sesuatu yang membuat kita bisa menonjol, entah itu dari segi konsep, desain, kualitas, pemasaran, dsb. Dari konsep sendiri kita sudah banyak berubah – ubah. Dan untuk menemukan konsep itu sendiri lumayan membuat saya stress, butuh kreatifitas extra disini, karena ini yang akan menjadi citra kaos kita kedepannya. Kalau menurut desainer kita (yang sudah ada pengalaman dalam bidang ini), dalam menentukan konsep kita bisa melihat dari apa yang kita sukai, lingkungan kita,baru kita mencocokkan dengan selera pasar. Dan idealisme itu memaang tidak mudah dibuat begitu saja. Dan sampai sekarang konsep masih belum jelas,. Dari segi desain, Alhamdulillah saya punya teman desainer yang menurut saya udah joss gandoss banget hahaha. Dan jujur dia banyak mengasih masukan dan motivasi, dan memberikan andil besar dalam pembuatan kaos ini. Mulai dari konsep sebenarnya kita masih bergantung pada sang desainer bagaimana nanti dsainnya akan dibuat. Untuk desainnya sudah jelas dia yang bertugas untuk bagaimana membut kaos ini menjadi keren. Hingga nama sekalipun itu berasal dari dia. Urusan nama ini juga cukup membuat pusing, karena saya sudah banyak sekali mengajukan nama – nama dan banyak juga yang dirasa kurang cocok. Setelah beberapa kali bertemu dengan sang desainer akhirnya ditentukanlah nama “FRIK“ untuk clothingan kaos ini. Seperti sebelumnya sebenarnya nama ini masih agak ngganjel  di saya, tapi it’s ok lah kita jalanin saja dulu siapa tau berkah haha. Disini saya sangat berterimakasih dengan sang desainer karena harusnya dia hanya mendesain tapi malah banyak merambah ke yang lainnya. Tapi saya juga galau sendiri gara-gara dia. Soalnya kita lama banget kita nunggu desain belum jadi sampai sekarang. Katanya sih sudah jadi kemarin tapi sampai saat ini saya belum melihat desainnya secara langsung. Dan selama kegiatan menunggu ini yang mengakibatkan naik turunnya semangat 45 saya. Secara desain ini sangat vital dan mencakup semuanya dari pembuatan kaos ini mulai dari logo, kaos itu sendiri, packaging, dan lain-lainnya. Dan mungkin ini kesalahan saya karena terlalu banyak membebankan pada sang desainer, sedangkan dia sendiri juga sibuk dengan job-job yang lain, secara dia freelancer dan kuliah juga. Yap, SABAR, saat ini mungkin kita harus bersabar dulu untuk menunggu desainnya dan berdoa semoga hasilnya memuaskan sebanding dengan penantian kita (haiyah).

17 November 2012

Lengangnya Hari Ini


Minggu dan sepi,mungkin itulah penggambaran yang tepat untuk hari ini. Hanya saya yang bertahan tidak pulang kampung dan sendirian di kos. Dan hanya netbook dan internet ini yang setia menemani saya,hehe. Mau main keluar juga bingung mau main kemana, karena pada dasarnya saya ini termasuk anak rumahan hehe. Kalau tidak ada yang ngajak main ya udah ngendon di kos. Dan parahnya tidak ada yang ngajakin main juga, hoho dasar forever alone. Tapi kalau dirasa-rasain, selama semester 3 ini saya sudah mulai jarang ada waktu untuk pulang kampung. Beda mungkin dengan beberapa waktu lalu saat masih semester 1 dan 2, yang hampir tiap minggu ada saja waktu untuk pulang kampung. Jadi tidak usah nunggu libur panjang, libur 2 atau 3 hari saja langsung cus pulang hehe. Maklum jarak rumah tidak terlalu jauh juga, Semarang – Jepara, sekitar satu setengah jam juga sampai. Tapi beda untuk semester ini, mau pulang aja harus colong-colongan dan pinter- pinter mengatur waktunya. Seperti minggu ini itu seharusnya jadi libur panjang setelah UTS. Tapi jadi tidak pulang demi HMTI hehe. Iya,sekarang saya sudah jadi pengurus HMTI (Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika) UDINUS. Itung-itung buat nambah kesibukan saya yang sepertinya tidak terlalu sibuk ini,hoho. Dan Jum’at-sabtu(16-17)  kemarin itu HMTI ada acara PAA (Pembekalan Anggota Aktif), dan saya termasuk panitianya. Jadi minggu ini sibuk untuk persiapan PAA itu. Alhamdulillah kegiatannya  lancar dan menyisakan kelelahan pada saya, jadi untuk hari ini rencananya mau malas-malasan sebelum kuliah masuk besok. OMAIGOT! Besok sudah mulai kuliah lagi. Damn!
Sudah ah gitu aja latihan nulisnya,mau lanjut malas-malasan lagi hehe.

14 Oktober 2012

Bentuk Kanonik - Matematika Diskrit

Bentuk Kanonik


Beberapa fungsi Boolean mungkin mempunyai ekspresi aljabar yang berbeda , tetapi sebenarnya nilai fungsinya sama.
Sebagai contoh, f (x,y) = x’ y’ dan g (x, y) = (x + y)’ adalah dua buah fungsi yang sama.
Contoh lain, f (x, y, z) = x’ y’ z + xy’ z’ + xyz dan g(x, y, z) = (x + y + z) (x + y’ + z) (x + y’ + z‟) (x’ + y +
z’) (x’ + y’ + z) adalah dua buah fungsi yang sama. Fungsi pertama, f, tampil dalam bentuk penjumlahan dari hasil kali, sedangkan fungsi yang kedua, g, muncul sebagai bentuk perkalian dari hasil penjumlahan.
Setiap suku (term) mengandung literal yang lengkap, x, y, z. Fungsi boolean yang dinyatakan sebagai jumlah dari hasil kali dan hasil kali dari jumlah, dengan setiap sukunya mengandung literal lengkap, disebut dalam bentuk kanonik.

Ada dua macam bentuk kanonik :
1. Minterm atau sum-of- product (SOP)
2. Maxterm atau product-of-sum (POS)
Minterm dan Maxterm dari dua peubah biner ditunjukkan pada
tabel 3.7 berikut :

Minterm dan Maxterm dari tiga peubah biner ditunjukkan pada
tabel 3.8 berikut :

Suatu fungsi boolean dapat dibentuk secara aljabar dari tabel kebenaran yang diketahui dengan membentuk minterm dari setiap kombinasinya.
Untuk membentuk minterm, tinjau kombinasi peubah – peubah yang menghasilkan nilai 1. Kombinasi 001, 100 dan 111 ditulis sebagai x’ y’ z , xy’ z’ , dan xyz.
Untuk membentuk maxterm, tinjau kombinasi peubah – peubah yang menghasilkan nilai 0. Kombinasi 000, 010, 101 dan 110 ditulis sebagai (x + y + z) , (x + y’ + z) , (x’ + y + z’ ) dan (x’ + y’ + z’)

Contoh :
Tinjau fungsi Boolean yang diekspresikan dalam tabel 3.9 berikut ini. Nyatakan fungsi tersebut dalam bentuk Kanonik SOP dan POS.
Jawab :
1. SOP : tinjau kombinasi peubah yang menghasilkan nilai 1
f (x, y, z) = x’ y’ z + xy’ z’ + xyz
atau dalam bentuk lain,
f (x, y, z) = m1 + m4 + m7 =  simbol sigma(1, 4, 7)

2. POS : tinjau kombinasi peubah yang menghasilkan nilai 0
f (x, y, z) = (x + y + z) (x + y’ + z) (x + y’ + z‟) (x’+ y + z’) (x’ + y’ + z)f
atau dalam bentuk lain,
f (x, y, z) = M0 M2 M3 M5 M6 = simbol phi(0, 2, 3, 5, 6)



Notasi *sigma dan phi berguna untuk menyingkat penulisan ekspresi
bentuk SOP dan POS.

*untuk sigma dan phi(atau apa bentuknya seperti phi),harusnya dalam bentuk simbol,tapi disini saya tidak bisa menulisnya hehe,untuk seterusnya ditulis manual


Konversi Antar Bentuk Kanonik


Misal f adalah fungsi Boolean dalam bentuk SOP :
f (x,y,z) = sigma(1, 4, 5, 6, 7)
dan f ‘ adalah komplemen dari f.
f ‘ (x, y, z) = sigma(0, 2, 3) = m0 + m2 + m3
Dengan menggunakan hukum de Morgan, kita dapat memperoleh
fungsi f dalam bentuk POS :



f ‘ (x, y, z) = (f ‘ (x, y, z))’ = (m0 + m2 + m3)’
= m0‘ . m2‘ . m3’
= (x’ y’ z’ )’ (x’ y z’ )’ (x’ y z)’
= (x + y + z) (x + y’ + z) (x + y’ + z’ )
= M0 M2 M3
= phi(0, 2, 3)
Jadi mj ‘ = M j



Bentuk Baku


Dua bentuk kanonik adalah bentuk dasar yang diperoleh dengan membaca fungsi dari tabel kebenaran. Bentuk ini umumnya sangat jarang muncul, karena setiap suku di dalam bentuk kanonik harus mengandung literal atau peubah yang lengkap, baik dalam bentuk normal (x) atau dalam bentuk komplemennya x’.
Cara lain untuk mengekspresikan fungsi Boolean adalah bentuk baku (standard) . Pada bentuk ini, suku – suku yang membentuk fungsi dapat mengandung satu, dua, atau sejumlah literal. Dua tipe bentuk baku adalah bentuk baku SOP dan bentuk baku POS.

Contoh :
f (x,y,z) = y’ + xy + x’ yz
f (x,y,z) = x(y’ + z) (x’ + y + z’ )


Penyederhanaan Fungsi Boolean (Minimasi fungsi)

Fungsi boolean dapat disederhanakan dalam 3 cara :
1. Secara aljabar, dengan menggunakan rumus atau aksioma yang berlaku pada fungsi boolean
2. Menggunakan Peta Karnaugh
3. Menggunakan metode Quine Mc Cluskey (metode Tabulasi)


1.Secara Aljabar
Contoh :
1. f (x, y) = x + x‟ y
= (x + x’ ) (x + y)
= 1 . (x + y)
= x + y
2. f (x, y) = x (x’ + y)
= x x’ + x y
= 0 + x y
= x y

3. f (x, y, z) = x’ y’ z + x’ y z + x y’
= x’ z (y’ + y) + x y’
= x’ z . 1 + x y’
4. f (x, y, z) = x y + x’ z + y z
= x y + x’ z + y z ( x + x’ )
= x y + x’ z + x y z + x’ y z
= x y ( 1 + z ) + x’ z ( 1 + y )
= x y + x’ z


2.Peta Karnaugh

Peta Karnaugh adalah sebuah diagram / peta yang terbentuk dari kotak - kotak yang bersisian. Tiap kotak
merepresentasikan sebuah minterm. Peta Karnaugh dengan jumlah kotak lebih dari 4 buah akan memiliki sisi yang berseberangan. Sisi yang berseberangan tersebut sebenarnya merupakan sisi yang bersisian juga. Artinya sebuah peta karnaugh dapat dibayangkan sebagai sebuah kotak kubus atau balok atau silinder yang tersusun atas kotak – kotak itu.



a. Peta Karnaugh dengan dua peubah
Fungsi Boolean yang merepresentasikannya adalah f (x, y) = x y



Fungsi Boolean yang merepresentasikannya adalah f (x, y) = x y‘ + x y


b. Peta Karnaugh dengan tiga peubah

Fungsi Boolean yang merepresentasikannya adalah f (x, y,z) = x’ y z‘ + x y z’ + x y z

c. Peta Karnaugh dengan empat peubah
Teknik Minimasi Fungsi Boolean dengan Peta Karnaugh

1. Pasangan : dua buah 1 yang bertetangga
Fungsi Boolean sebelum disederhanakan : f (w, x, y, z) = w x y z + w x y z’
Setelah disederhanakan : f (w, x, y, z) = w x y
Bandingkan dengan cara aljabar
f (w, x, y, z) = w x y z + w x y z’
= w x y (z + z’ )
= w x y (1)
= w x y


2. Kuad : empat buah 1 yang bertetangga
Fungsi Boolean sebelum disederhanakan : f (w, x, y, z) = w x y’ z’ + w x y’ z + w x y z + w x y z’
Setelah disederhanakan : f (w, x, y, z) = w x

3. Oktet : delapan buah 1 yang bertetangga

Fungsi Boolean sebelum disederhanakan : f (w, x, y, z) = w x y’ z’ + w x y’ z + w x y z + w x y z’ + w x’ y’ z’ + w x’ y’ z + w x’ y z + w x’ y z’
Setelah disederhanakan : f (w, x, y, z) = w

Menyederhanakan fungsi Boolean ke dalam bentuk POS

Contoh :
1. f (w, x, y, z) = sigma(0, 1, 2, 5, 8, 9, 10)
Jawab :
Untuk memperoleh POS, kelompokkan kotak-kotak yang berelemen 0 dengan cara yang sama seperti pengelompokan 1

Jadi f (w, x, y, z) = (w’ + x ‟ ) ( y’ + z’ ) ( x’ + z)